Buku Tentang Buku

Inilah Daftar Buku (yang mengulas tentang) Dunia Perbukuan

1981: Mengarang Itu Gampang, Arswendo Atmowiloto, PT Gramedia
1983: Catatan Seorang Demonstran, Soe Hok Gie, LP3ES
1983: Menulis dalam Air, Rosihan Anwar, Sinar Harapan
1994: Buku Harian Zlata: Jeritan Seorang Anak Bosnia, Zlata Filpovic,      Gramedia Baca lebih lanjut

Iklan

Buku Tentang Kecerdasan Tauhid

Cover Buku Kecerdasan Tauhid

Tuhan. Sebuah esensi yang terus dicari. Jauh di rentang sejarah purba, manusia bahkan sudah mulai mencari-cari sosok Tuhan. Meski harus berpayah-payah dalam kegagalan. Karena mereka “menemukan” kekuatan maha penggerak atau creator agung itu (Causa Prima) pada benda berhala (oleh penganut paganisme), pada roh (animisme) dan kepada setiap yang bergerak (seperti penganut dinamisme). Baca lebih lanjut

Buku Tentang Biografi Imam Syafi’i

Biografi Imam Syafi'i

Ilmu bak buruan, dan catatan adalah pengikatnya…

(Imam Syafi’i)

Khasanah intelektual Islam bak sumur tanpa dasar. Tak akan pernah habis ditimba. Selain mewariskan karya-karya luar biasa yang menyumbang peradaban umat manusia (dari aspek keilmuan, teknologi, sastra, dan budaya), juga memberikan kita aneka artefak dan maintifak (hasil pemikiran, gagasan) nan mengagumkan. Baca lebih lanjut

Buku Tentang Tantangan MDGs

Cover Buku MDGs

Kemiskinan adalah hukuman atas kesalahan yang tidak pernah dilakukan. Hukuman itu datang datang dari kemaruk orang-orang kaya. Karena sama sekali, bukan orang miskin yang membabat hutan sampai gundul, menguras energi habis-habisan; memproduksi sampah sebesar gunung; melahirkan polusi nan pekat; dan melahap dana publik tanpa ampun… Baca lebih lanjut

Buku Tentang Pelayaran “Dewa Ruci”

Cover Buku Dewa Ruci

“Indonesia”, kata Bung Karno, “adalah lautan yang ditaburi pulau-pulau”. Petikan kalimat itu bisa dilihat dari buku Negara Paripurna, karya Yudi Latief, terbitan Gramedia, 2010. Pengakuan Bapak Proklamator itu, yang melihat kejayaan anak negeri dalam “tradisi bahari” kini tumpas sudah. Ditebas oleh mahluk-mahluk kerdil manusia Indonesia yang bermental surut ke belakang. Sebuah mentalitas yang berorientasi ke “daratan”. Baca lebih lanjut